Damai itu…

Saat aku duduk termenung sendiri menikmati usapan lembut angin sepoi-sepoi diiringi melodi dedaunan yang bergesekan sambil menyaksikan helai demi helai daun yang berguguran.

Namun ada kalanya damai itu… saat aku tak menemukan USB berisi file-file project yang sangat penting dan otakku mulai berkeringat saat berjalan mondar-mandir di kepalaku tetapi hatiku menepuk lembut punggungku dan berkata ‘It’s OK, kita masih bisa mengerjakannya lagi…’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s