Sekelumit kata tentang pilpres

Menjelang Pemilu Presiden, tentunya topik tersebut sedang hot akhir-akhir ini dan hampir di setiap kesempatan saya selalu mendengar oran-orang memperbincangkan topik ini, baik di fb, di radio, di jalan, di kantor, bahkan sampai di ruang tamu rumah. Dari sekian banyak wacana tentang pilpres, saya tertarik ketika membaca koran hari ini.

Gambar

Well, saya tidak berniat menyoroti pasangan capres-cawapres tertentu, tapi pernyataan Ibu Wanda menarik perhatian saya dan saya setuju dengan hal itu. Memang tidak ada manusia yang sempurna, demikian juga dengan kedua capres kita, namun kita tetap harus memilih yang keburukannya paling sedikit dibandingkan dengan calon lainnya.

Saya ingat kitab Samuel, ketika bangsa Israel meminta raja manusia, Tuhan telah memperingatkan konsekuensi yang akan diterima oleh bangsa itu terhadap permintaan mereka. Seorang raja manusia berpotensi membawa kemakmuran jika raja itu hidup dalam kebenaran Tuhan, tapi sebaliknya juga mampu menimbulkan prahara jika dia menganggap dirinya adalah tuhan. Dan memang tidak ada raja sempurna, baik Saul mapun Daud keduanya sama-sama berbuat dosa, tapi yang membedakan Daud dari Saul adalah Daud bertobat ketika ditegur oleh Tuhan.

Dan perlu diingat bahwa presiden yang ada pilih juga manusia yang tak luput dari kesalahan. Jangan kaget jika anda mendapati capres yang anda puja ternyata memiliki keburukan. Wong kita saja kalau mau ditelanjangi pasti banyak boroknya, tak pantas rasanya jika menuntut kesempurnaan dari orang lain. Kalau anda menginginkan presiden yang sempurna maka saya rasa dunia ini bukanlah tempat anda karena di dunia in penuh kebobrokan dan ketidaksempurnaan.

Kembali soal Pemilu Presiden, memilih adalah hak anda, dan siapa pun yang anda pilih, pastikan bahwa anda memilih yang terbaik dari yang terburuk, well karena memang tidak ada orang sempurna, dan meskipun demikian jangan golput. Menurut saya golput itu tidak berarti anda tidak memilih, tapi sebaliknya, anda telah memilih. Anda memilih untuk tidak memilih, itu artinya anda tidak peduli dengan siapa pun yang menjadi presiden, anda tidak peduli dengan lingkungan anda, negara yang ada diami, dan ingat untuk tidak protes di kemudian hari ketika keadaan yang anda harapkan tidak terjadi, wong anda aja nggak milih kok ya nggak usah komplain =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s