Kebaikan Tuhan dalam tragedi 9/11

Hari ini tanggal 11 September 2014, tepat 13 tahun sejak kejadian 9/11 yang mengguncang dunia. Perisitwa pembajakan pesawat terbang yang berujung pada terorisme internasional dan menggoreskan luka yang mendalam bagi sejarah umat manusia.

Mengenai peristiwa 9/11 saya ingat seorang adik Maba di kelompok tutorial pernah bertanya ‘jika Tuhan baik mangapa Dia membiarkan peristiwa mengenaskan itu terjadi’. Pertanyaan yang bagus sih sampai saya mikir juga jawabnya, maklum saat itu masih tergolong mahasiswa muda. Saat itu saya menjawab bahwa rencana Tuhan tidak dapat dimengerti oleh manusia. Manusia bisa saja hanya memandang satu sisi dari sebuah kejadian, sehingga dia mengasumsikan opininya terkait dengan sisi yang dipandangnya itu, tapi Tuhan sebagai Sang Pencipta tentu memandang berbagai aspek, termasuk sisi-sisi yang tidak dapat dipandang oleh kacamata manusia, sehingga dengan otoritasNya Dia tetap mengijinkan hal itu terjadi demi kebaikan manusia. Dan dengan iman, saya percaya bahwa peristiwa apa pun itu meskipun dipandang tidak baik oleh manusia, jika diijinkan terjadi oleh Tuhan pasti mendatangkan kebaikan.

Terkait dengan pertanyaan adik Maba tersebut, pemahaman tentang ‘kebaikan Tuhan’ lah yang sering kali menjadi tolok ukura kita dalam memandang sesuatu. Seringkali Tuhan dipandang baik jika Dia berada di pihak kita dan bila Dia berseberangan dengan kita maka Dia menjadi Tuhan yang jahat. Masalahnya apakah kita berdiri di atas kebenaran dan pemahaman kita tentang apa yang baik itu sejalan dengan pemahaman Tuhan?

Saya mencoba memandang kebaikan Tuhan dari sudut pandang yang lain. Ketika ada seseorang yang merancangkan kejahatan dan ada orang lain yang berusaha menggagalkan rancangan kejahatan tersebut meskipun pada akhirnya dia gagal, bukankah orang tersebut tetap bisa dikatakan sebagai orang baik. Seringkali yang menjadi sudut pandang kita adalah orang baik yang dianggap membiarkan kejahatan merajalela, tetapi sebenarnya yang menjadi masalah bukanlah orang baik itu tidak melakukan kebaikan, tetapi orang jahatlah yang terus menerus melakukan kejahatan.

Kembali kepada tragedy 9/11 tersebut, dengan menggunakan sudut pandang yang saya kemukan di atas, maka saya berani mengatakan Tuhan tetap baik karena di kemudian hari saya mengetahui bahwa sebenarnya Tuhan telah menggagalkan rancangan terorisme tersebut. Pesawat ketiga, yang seharusnya ditergetkan menghancurkan White House dan Washington gagal melaksanakan tugasnya karena para penumpang pesawat melakukan perlawanan. Menurut saya White House memiliki arti yang jauh lebih penting daripada Pentagon baik dari sisi politik maupun sosial ekonomi. Apa jadinya jika White House dan Washington sebagai pusat pemerintahan Amerika benar-benar hancur? Bisa jadi Amerika tumbang dan dunia akan bergejolak. Jika tanpa campur tangan Tuhan, saya percaya hal itu tidak akan terjadi. Rencana matang yang telah disusun oleh manusia brilliant (mereka berhasil membajak tiga pesawat secara bersamaan dan sukses menerbangkannya, bahkan dua diantaranya berhasil mewujudkan misinya) berhasil digagalkan oleh sekelompok orang yang tidak terorganisir dan berpengalaman militer.

Saya tetap tidak tahu mengapa Tuhan mengijinkan peristiwa itu terjadi dan Tuhan membiarkan kedua pesawat pertama menyelesaikan misinya, biarlah itu menjadi misteri otoritas Tuhan, tapi sekali lagi dengan kacamata iman saya tetap memandang bahwa dalam tragedy 9/11 ada kebaikan dan belas kasih Tuhan yang peduli terhadap manusia.

Ketika saat ini anda menghadapi saat-saat sulit cobalah untuk memandang dari sisi yang berbeda. Bisa jadi ketika anda memandang dari sisi yang berbeda maka anda akan mendapati hal-hal yang tidak anda temukan sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s