New Year Eve

Tak terasa tahun 2014 tinggal tersisa dalam hitungan jam. Banyak hal yang telah terjadi di tahun ini, baik hal yang menyenangkan maupun membuat menitikkan air mata.

Di ranah bencana, ada kisah erupsi Gunung Lawu yang tiba-tiba saja mengguncang Jawa,kemudian disusul erupsi Gunung Sinabung dan gempa Manado.

Tak ketinggalan pula kisah kisruh politik Indonesia, mulai dari pemilu legislatif hingga pilpres yang menghebohkan bahka sampai sekarang masih terasa juntrungannya.

Lalu ada kisah kelangkaan BBM yang menyeret Miss FS sampai kenaikan harga BBM lengkap dengan demo-demonya, meskipun kurang menghebohkan sih, sampai cerita rupiah yang dihajar habis-habisan oleh dolar.

Dari layar kaca ada kisah Mahabarata yang fenomenanya tidak hanya merajai layar kaca tetapi juga layar grup WhatsUp kelasku -.-“

Dari mancanegara musibah hilangnya dua pesawat MH Malaysia cukup menarik perhatian dunia interansional. Kisah perang tiada henti Israel vs Palestina juga masih menghiasi tahun ini, kemudian disusul oleh ISIS.

Menjelang penghujung tahun layar TV kembali dihiasi oleh bencana tanah longsor di Banjarnegara, hingga musibah jatuhnya pesawat AirAsia.

Ketika mereview kejadian demi kejadian, betapa rentannya hidup manusia itu. Bisa jadi hari ini ada dan esok tiada. Manusia tak memiliki kuasa atas waktu. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di tahun depan.

Akhir tahun selalu menjadi momen untuk berefleksi, memeriksa apa yang telah terjadi sepanjang tahun ini, dan bagaimana sikap kita menghadapinya. Sudahkah kita melakukan yang terbaik? Waktu yang terlewat memang tidak dapat diulang dan hal-hal yang telah terjadi tidak dapat diperbaiki. Tetapi setiap orang tentu memiliki harapan bahwa masih ada kesempatan di kemudian hari. Akan tetapi kembali lagi hari esok siapa yang tahu…

Di lain sisi, setiap orang pasti berharap bahwa di tahun depan segalanya akan jauh lebih baik. Di tengah segala ketidakpastian dan kegalauan, pasti tersirat adanya secercah harapan akan hari esok yang cerah. Meskipun aku tak tahu hari esok seperti apa tapi aku yakin hari esok sepasti matahari yang akan terbit dan senanatiasa terbit.

Menutup tahun 2014, for me, I have to do my best like it is my final chance, but I will be keep hope for a better future…

Happy New Year Eve… selamat menyambut tahun 2015…

Merry xmas 2014 – a duty

What if Joseph refused to take Mary as his wife and Mary’s unknown baby as his son?

What if Joseph divorced Mary because she was pregnant a baby who was not his?

What if Joseph didn’t want to accept and acknowledge Mary’s baby as his?

What if Joseph failed bringing Mary to Betlehem and  left her on the way because her pregnant only brought difficulties for both of them?

What if Joseph got tired with Mary and his baby, in addition, the baby was not his?

Remember Joseph had ever made a choice going to divorce Mary, even he canceled it.

Each of us was born with a certain duty, to accomplish a different special mission. Maybe sometimes we think it is impossible, it is not make sense, or it is too hard for us finishing it.

It’s ok to doubt, and wanted to give up when the storm hit. As everything is not happened as our plans, doubt is usual. Christmas this year reminds me to keep faith and hope. A certain one  I believe that He will come back…

I remember this video… Merry xmas…

Karna – sebuah pilihan hidup…

Kemarin aku nonton Mahabarata lagi, secara TV Indo isie cuma itu-itu doang, apalagi coba yang bisa diliat. Nah aku nonton pas episode Karna dibunuh oleh Arjuna. Hal yang menarik tentunya pembicaraan Karna dan Krisna. Meskipun aku nggak terlalu ngerti apa isi pembicaraan itu, secara nggak ngikutin dari awal tapi menurutku ada beberapa poin yang cukup menarik.

Pertama, menurutku Karna berada di pihak Kurawa bukanlah sepenuhnya kesalahannya sendiri. Dia memilih mendukung Kurawa karena merasa diperlakukan tidak adil oleh orang-orang, termasuk Pandawa sendiri. Sistem kasta yang berlaku membuat dia mengalami ketidakadilan, menurut dia sih. Pada situasi seperti itulah Duryudana mengulurkan tangan sehingga Karna merasa mendapat kebaikan dari Duryudana dan bersedia membalas kebaikannya tersebut. Dalam hal ini sikap dan tindakan seseorang memberi dampak kepada orang lain, bagaimana kita memperlakukan orang lain secara tidak langsung mendorongnya untuk mengambil sikap tertentu sebagai respon terhadap situasi/ keadaan yang tercipta akibat tindakan kita. Singkat kata, bagaimana kita memperlakukan orang lain bisa mendorongnya untuk menjadi seorang penjahat (jika dia merasa dimusuhi, ditolak) atau seorang pahlawan (jika dia diterima, diberi dorongan, motivasi untuk melakukan hal yang benar).

Yang kedua, Karna sebenarnya memiliki pilihan dalam memandang hidupnya. Alih-alih dia yang pernah merasakan ketidakadilan memandang bahwa masih banyak ketidakadilan dalam masyarakat yang harus dibenahi, dia memilih memandang hidupnya dengan menyalahkan orang lain dan merasa dirinya adalah korban ketidakadilan yang sedang berlangsung. Aku ingat sebuah sesi camp dulu waktu kuliah, S1 maksudnya, bahwa seseorang bisa menjadi orang yang reaktif atau proaktif. Orang yang reaktif adalah orang yang bertindak sebagai respon terhadap keadaan sekitarnya. Tindakannya dilakukan atas dasar apa yang orang di sekitarnya lakukan. Bisa dikatakan orang jenis ini adalah orang yang hidupnya dikendalikan oleh orang lain atau situasi yang sedang berlangsung. Sebaliknya orang yang proaktif adalah orang yang tidak memandang dirinya sebagai objek/ yang dikenai, melainkan sebagai pelaku aktif. Dalam bertindak dia tidak akan membiarkan keadaan di sekitarnya mempengaruhinya bahkan mengendalikan tindakannya.

Yang terakhir, Karna salah memilih teman. Dalam situasi yang tidak menguntungkan, ketika ada orang yang mau membantu, bukan berarti dia berhati baik. Bisa saja orang itu memiliki niat tersembunyi dan kepentingan tertentu. Salah satu cara mengukur kebaikan orang itu adalah dari buahnya. Tindakan-tindakan yang dihasilkannya apakah berguna dan membawa kebaikan bagi sesame, ataukah hanya menguntungkan dirinya dan kelompoknya. Terutama saat ini di mana berbagai kepentingan yang berkembang membuat orang dengan mudahnya memanfaatkan orang lain, kita harus berhati-hati dalam bertindak dan memilih kawan. Pergaulan yang buruk menghancurkan kebiasaan yang baik, sedangkan pergaulan yang baik dapat mengikis kebiasaan buruk.

Be wise dalam mengambil keputusan dan juga be honest, jangan ada kepentingan tertentu bahkan sampai memanfaatkan orang lain…

Before christmas – Mary and Joseph

Elizabeth listened some news about Joseph who wanted to divorce Mary. Not waiting any longer, she’s messaging Mary…

E (Elizabeth): Mary, some people told me that Joseph wants to divorce you and cancels your wedding. Is it true?

M (Mary) : I don’t know Lizzy. If he wants to do it, I can do nothing…

E : And about the news… Sorry Mary, I listened you’re pregnant…

M : Yes it is. I’m pregnant right now…

E : What the hell!!! Mary, how can it be??? So Joseph wants to divorce you because you have an affair with another guy, moreover you’re pregnant his child…

M : No Lizzy. I do nothing. Last week an angel came and told me that I was blessed and I would pregnant…

E : Mary, are you insane??? Are you drunk??? Mary, a virgin’s pregnant and you said it is grace? What kind of grace it is? If you’re pregnant as a wife, it is grace, but look at yourself. It is not a grace. It is a disgrace. It is a disaster!!! Now tell me, who is the guy? Is he Joseph? If he is not, tell me Mary, please. You need not worry. As your cousin, I will help you. If it’s necessary, I will ask Zechariah, my husband and his people to present that guy to the council. He has to responsible and marry you.

M : Lizzy, I do tell you the truth… I was pregnant from a Holy Ghost. The angel told me and I accept whatever the Lord gives me… If Joseph wants to divorce me, it’s his right… I can’t avoid it… indeed, Lizzy, nothing’s impossible. Look at yourself. In your old age, you will have a baby. And Zechariah, your husband who suddenly get mute…  You know what I mean, don’t you…

E : Dear Mary, I can’t understand why is it happened to you? So what will you do next? What will Uncle and Aunt say? And how if Joseph really divorce you? You’re will have a baby without a husband… what will people say?

M : I don’t know Lizzy. All of my plans for my wedding suddenly get lost. You know, we had decided the date for our wedding, we had paid a weeding organizer, even we had planned a romantic honeymoon on the Dead Sea… now, it’s gone. I don’t know Lizzy, whatever will happened to me, let it be…

E : I can’t imagine if I am you, Mary. No thanks, I don’t wanna be like you. I only can suggest you to set your heart. Anyway, Mary, will you come to my home next week? We can continue this when we meet…

M : We’ll see next. I hope I can go there Lizzy…

 

Meanwhile, Joseph can’t find the solution for solving his problem with Mary, messaging his best friend…

J (Joseph) : Bro, I get headache. My head can’t think anymore…

B (Benjamin) : What’s happened bro? You’ll get marry soon. Take it easy man…

J : That’s the problem. You know, Mary my fiancée is pregnant…

B : Wow Joseph… slowly man… take it slow…

J : Damn, it’s not like what do you think… I did nothing with Mary…

B : Are you sure? So what does make you think Mary is pregnant?

J : She told me yesterday when we were dating.  And her condition seems not good enough…

B : Maybe she is only sick…

J : No. It is not… she is really pregnant…

B : Emmm… so what will you do?

J : I’ve told you that’s the problem. I do love Mary. But if she cheats with other guy and she’s pregnant his baby, I can do nothing…

B : And you mean…

J : I and she are not destined to be together…

B : Oh Joseph… I wish you all the best…

 

When we get the unwanted things…

When our brain told us that we’ll face disaster…

Can our heart still believe in Him?

When our plan is not same with God’s…

And what we think god is not is not god at all according to Him…

When troubles come into our life…

Will you forget your plans and leave your dreams to follow His will?

3 forbidden words

  1. I can’t

When you said ‘I can’t’ actually you were closing your mind for finding solution and trying to solve the problem. On the other side, if you said ‘I can’ you let your mind finding the solution.

  1. Impossible

They who said ‘impossible’ would close the door for miracle. By doing it, they prevented themselves from getting something great. It’s because everything we have today is something that impossible we got yesterday. There is always a miracle everyday for they who believe in God.

  1. I know

Saying ‘I know” means you’re closing the door for learning, so we don’t try to learn something new. Instead, there is always something new to learn in our life.