Selamat tahun baru…

Kalimat itulah yang selalu terdengar setiap tanggal 31 Desember. Tahun baru, terasa begitu special sehingga ada yang merayakannya secara besar-besaran. Banyak orang antusias menyambut tahun baru. Bahkan ada yang rela menunggu berjam-jam hanya untuk meniup terompet saat waktu menunjukkan jam 00.00.

Tidak ada yang salah dengan merayakan tahun baru. Tapi aku sendiri bukanlah orang yang merayakan tahun baru dengan berlebihan. Bagiku, tahun baru hanyalah sebuah momen. Sebuah batas akan sebuah waktu tertentu. Apakah ada yang bisa membedakan antara tahun ini dengan tahun kemarin? Tak ada. Bedanya hanya sebuah angka. Namun cara kita dalam memaknai angka itu yang penting.

Satu angka itu bisa mengandung berjuta makna. Tentunya banyak hal yang telah terjadi selama rentang waktu setahun. Setelah melewati rentang waktu setahun itu, momen tahun baru dianggap sebagai sebuah keberhasilan dalam melewati kejadian-kejadian tersebut. Maka dari itu wajar saja jika ada orang yang memanfaatkan momen itu untuk berefleksi dan bersyukur atas semua kesulitan yang telah berhasil dilewati. Hal lain yang datang bersama tahun baru adalah semangat baru dan harapan baru dalam menyongsong hari esok. Di tengah ketidakpastian akan hari esok, setidaknya ada secercah harapan yang datang bersama tahun baru. Oleh karena itu ada orang-orang yang menggunakan momen ini untuk membuat resolusi, dengan harapan dapat merubah diri mereka menjadi lebih baik. Well, untuk resolusi biarlah itu menjadi topik lain. Aku hanya ingin menulis tentang tahun baru saja.

Kembali ke tahun baru. Mungkin karena itulah tahun baru terasa begitu special. Meskipun bagiku tidak sespesial itu. Kita bisa saja melakukan apa yang dilakukan saat tahun baru setiap hari, termasuk kegiatan meniup terompet dan meluncurkan kembang api. Soal anggapan orang lain, itu terserah bagaimana kau menyikapinya. Maksudku, momen berefleksi dan lain-lain itu bisa saja dilakukan tanpa menunggu tahun baru. Bukankah ketika ulang tahun, kita juga melakukan hal itu. Kurasa akan sangat baik jika setiap hari kita bisa berefleksi mensyukuri apa yang telah terjadi dan berdoa untuk hari esok.

Anyway, happy new year 2016…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s