Just be you…

No matter how good you act, they who like you will always praise you, but they who dislike you will always find a flaw in your deeds.

No matter what do you do or you don’t do, they who love you will always be pleased, but they who hate you will always mock you.

It’s ok. You can’t change their heart. Instead, it is their choice to like you or to dislike you.

But you can do one thing, just keep be yourself.

The righteous one need not praise and haters can do nothing for blocking his marvelous deeds.

Anyway, do what is right and let your pure heart shines.

6 Pertanyaan

  1. “Apakah yang PALING TAJAM di dunia ini ?”

 

Ada yang menjawab : “Pedang.”

 

Jawab Tuhan: Yang paling tajam adalah “lidah manusia”.

 

Karena melalui lidah, manusia dengan mudah memfitnah orang, menyakiti hati, melukai perasaan orang, dll.

 

  1. Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?

 

Ada yang menjawab: “Antariksa, bulan, matahari.”

 

Jawab Tuhan : Yang paling jauh adalah “masa lalu”.

 

Siapa pun kita, bagaimanapun dan betapapun kayanya kita, tetap TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari mendatang.

 

  1. Apa yang PALING BESAR di dunia ini?

 

Ada yang menjawab : “Gunung, bumi, matahari.”

 

Jawab Tuhan: Yang paling besar di dunia ini adalah “nafsu”.

 

Banyak manusia celaka karena menuruti hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi. Karena itu hati-hati dengan hawa nafsu!

 

  1. “Apa yang PALING BERAT di dunia ini?”

 

Ada yang menjawab: “Baja, besi, gajah.”

 

Jawab Tuhan: Yang paling berat “janji”.

 

Hal yang gampang diucapkan tapi sulit dilakukan.

 

  1. “Apa yang PALING RINGAN di dunia ini?”

 

Ada yang menjawab: “Kapas, angin, debu, daun-daun kering.”

 

Jawab Tuhan : Yang paling ringan di dunia ini adalah “Melupakan AKU dan Meninggalkan AKU”.

 

Lihatlah banyak orang yang karena harta, tahta, wanita, jabatan, dengan mudahnya meninggalkan AKU.

 

  1. Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?

 

Ada yang menjawab : “Orang tua, sahabat, teman, kerabatnya.”

 

Jawab Tuhan : Yang paling dekat dengan kita adalah “KEMATIAN”.

 

Sebab kematian adalah PASTI adanya dan bisa terjadi se-waktu-waktu.

 

Dan terakhir pertanyaan bonus dari Tuhan : “Apakah yang paling gampang di dunia ini?”

 

Mereka menjawab : “Makan, tidur, nongkrong, dll.”

 

Jawab Tuhan:

Yang paling gampang adalah “MEMBAGIKAN RENUNGAN INI” maka akan menjadi bahan renungan yang bermanfaat bagi yang lain!

Pelajaran dari promo…

Hari itu teman saya mengatakan bahwa dia mendapatkan SMS yang isinya berupa promo gratisan D* donat sembari menyakan jika saya berminat mengambil kesempatan itu. Promosi itu menyatakan bahwa dengan membeli 6 donat mendapat gratis 6 donat lagi, yang berarti mendapat total 12 buah donat. Sesuai dengan promo tersebut, maka saya mencari tahu harga 6 buah donat terlebih dahulu, harganya sekitar 30 ribuan, cukup murah kalau dihitung dengan harga segitu mendapat 12 buah donat. Lagipula hari itu juga sedang ada acara wisuda teman di kampus. Bayangan saya ada teman-teman lain yang akan datang sehingga donat itu bisa dimakan beramai-ramai.

Alhasil meluncurlah saya untuk menukarkan SMS promo tersebut dengan 12 buah donat. Ternyata sesampainya saya di sana, harga yang dipatok untuk promo tersebut lebih tinggi dari harga yang saya perkirakan, sekitar 50 ribu. Terus terang saya merasa kecewa dengan promosi yang menurut saya tricky tersebut. Namun, apa boleh buat, tentu saya tidak bisa mengembalikan dan terpaksa membeli meskipun dengan agak berat hati. Kekecewaan itu tersu berlanjut tatkala hanya beberapa teman saja yang hadir dalam acara wisuda tersebut, sehingga donat yang saya beli sisa banyak sekali. Yah, anggap saja hari itu saya kurang beruntung.

Namun, pelajaran yang saya dapatkan adalah saya telah terjebak dalam promosi yang agak menyesatkan. Jika dipikir, sebenarnya tidak ada orang yang mau rugi bukan? Promosi apa pun itu, dengan potongan harga dan lain-lain, tentunya telah dibuat sedemikian rupa sehingga pembeli merasa dirinya beruntung, padahal sebenarnya tidak juga. Tentunya pihak penyelenggara telah memastikan bahwa mereka tidak rugi, dan jika mereka tidak rugi, maka kita juga tidak dapat dikatakan untung. Setidaknya itu yang saya dapatkan dari kisah promosi D* donat ini.

Pelajaran untuk selanjutnya dalah lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menyikapi promosi, diskon atau apa pun itu. Jika memang tidak butuh, sebaiknya tidak membeli.