on the way 9

Saat hendak mencari makan siang, saya mendapati kedai langganan tutup. Wajar sih karena ini bulan puasa, meskipun agak merepotkan bagi saya ketikahendak mencari makan siang. Ketika akhirnya menemukan kedai yang buka, saya berpikir sejenak.

Pemilik kedua kedai tersebut sama-sama orang muslim. Lantas, apakah kedai yang tutup di siang hari lebih baik daripada kedai yang tetap buka? Well, bukan hak saya untuk menjudge, I think. Saya hanya berpikir bahwa pemilik kedai yang pertama dengan segala pengetahuan agama nya memilih untuk menutup kedai nya di siang hari, mungkin untuk menghormati orang yang menjalankan ibadah puasa.

Sedangkan pemilik kedai yang kedua, saya rasa dia berpikir bahwa orang yang tidak berpuasa membutuhkan makan, oleh karena itu dia menyediakan makanan di saat orang kesulitan mencari makan karena banyak kedai yang tutup, seperti saya cotohnya hahahaha… Apakah yang dilakukannya salah? Saya rasa tidak juga, karena dia menghormati orang yang tidak berpuasa dan membantu mereka untuk mendapatkan makanan. Bukankah memberi makan orang yang membutuhkan adalah hal yang baik?

Atas dasar pemikiran tersebut, saya mengambil kesimpulan bahwa  kedua nya sama-sama baik. Soal rejeki, saya percaya Tuhan sudah mengatur rejeki masing-masing sehingga mereka yang tutup di bulan puasa pasti rejekinya tidak berkekurangan, demikian juga dengan mereka yang tetap buka di bulan puasa. Saya percaya semua yang dilakukan dengan niat baik akan membawa hasil yang baik juga.

Bagi saudara-saudara muslim, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa…

Advertisements