Sip your Coffee Nice and Slow

A meaningful poem from an elderly and wise person.
Relax and enjoy

No one Ever knows
when it’s Time to Go,
There’ll be no Time
to enjoy the Glow,
So sip your Coffee
Nice and Slow… ☕

Life is too Short but
feels pretty Long,
There’s too Much to do , so much going Wrong,
And Most of the Time You Struggle to be Strong,
Before it’s too Late
and it’s time to Go,
Sip your Coffee
Nice and Slow… ☕

Some Friends stay,
others Go away,
Loved ones are Cherished, but not all will Stay ,
Kids will Grow up
and Fly away,
There’s really no Saying how Things will Go,
So sip your coffee
Nice and Slow…☕

In the End it’s really
all about  Understanding Love,
For this World
and in  the Stars above,
Appreciate n Value who truly Cares,
Smile and Breathe
and let your Worries go,
So, Just Sip your coffee
Nice and Slow………

I got it from a friend…

Advertisements

Why Did God Create Atheists?

There is a famous story told in Chassidic literature addresses this very question. The Master teaches the student that God created everything in the world to be appreciated, since everything is here to teach us a lesson.

One clever student asks “What lesson can we learn from atheists? Why did God create them?”

The Master responds “God created atheist to teach us the most important lesson of them all – lesson of true compassion. You see, when an atheist performs and act of charity, visits someone who is sick, helps someone in need, and cares for the world, he is not doing so because of some religious teaching. He does not believe that god commanded him to perform this act. In fact, he does not believe in God at all, so his acts are based on an inner sense of morality. And look at the kindness he can bestow upon others simply because he feels it to be right.”

“This mean,” the Master continued “that when someone reaches out to you for help, you should never say ‘I pray that God will help you’. Instead for the moment, you should become an atheist, imagine that there is no God who can help, and say ‘I will help you’.”

ETA source: Tales of Hasidim Vol 2 by Mar.

I got it from a friend. In my opinion, I didn’t totally agree with the story but some points really hit me. Reading it made me compare myself with the atheists.  Was I really better than them? Sometimes I hesitated helping others and said that I would pray for them, but in fact, I didn’t do it. The writing rebuked me for not doing love for other. It made me become worse than the atheists.

Quoting from James 2: 26 that is: As the body without the spirit is dead, so faith without deeds is dead.

I hope that our daily deeds really show our true faith and make it flourish.

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK

Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul
“THE LAST LECTURE”
(Kuliah Terakhir)
yang menjadi salah satu buku best-seller pada tahun 2007.””

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK

terdiri atas
–Personality,
–Community and
–Life.
Berikut penjelasannya:

A. PERSONALITY:

1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan rasakan.

2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang Anda jalani saat ini, secara positif

3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

4. Jangan paksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

6. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).

7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan saudara , pasangan dan teman Anda pada masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapa pun itu. Jangan pernah membenci.

10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa kini Anda.

11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar.
Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat berlangsung seumur hidup.

13. Senyumlah dan tertawalah sesering mungkin agar Anda lebih dapat menikmati hidup ini

14. Anda tidak dapat selalu unggul dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan dan bertoleransilah
B. COMMUNITY:

15. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

16. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

17. Ampuni setiap orang untuk segala hal

18. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

19. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

20. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.
Itu urusan mereka. Jangan pikirkan hal tsb.

21. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda pada saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda.  Tetaplah berhubungan baik dgn mereka dan lingkungan Anda.

C. LIFE:

22. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

23. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

24. Lakukan hal yang benar.

25. Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

26. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan beraktivitaslah !.

27. Yang terbaik belumlah tiba, tapi nikmati saja yg ada.

28. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

29. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.

30. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.
Mati tdk menunggu Tua.

Mati tidak menunggu sakit.

Nikmati hidup….

Sebelum hidup tidak bisa lagi dinikmati.

Sahabatku !