Berbeda

Kali ini aku mencoba menuliskan ending kisah ini dengan sudut pandang yang berbeda. Tak ada yang lebih baik, hanya saja kadang memang semua itu harus terjadi =p Dona duduk terdiam sambil memandangi jari-jarinya yang terus bergerak-gerak di atas lututnya. Sepanjang perjalanan ke rumah Doni dia sudah mempersiapkan kata-kata yang akan dilontarkannya kepada cowok itu. Tapi kini …

Advertisements

Mencintaimu itu…

Akhirnya sempat juga menuliskan lanjutan cerita yang sempat kutulis hampir dua tahun yang lalu. Yah hanya sekadar coretan waktu luang di tengah himpitan kesibukan... ** Dona duduk terdiam sambil memandangi jari-jarinya yang terus bergerak-gerak di atas lututnya. Sepanjang perjalanan ke rumah Doni dia sudah mempersiapkan kata-kata yang akan dilontarkannya kepada cowok itu. Tapi kini mulutnya …

Aku masih mencintainya (his version)

Doni membuka pintu kulkas, mengambil botol air dingin lalu menuangkannya ke gelas. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 9.00. Diteguknya gelas itu, terasa segar saat air dingin membasahi kerongkongan Doni. Hari ini Doni malas melakukan apa-apa, ingin rasanya dia kembali naik ke atas kasur. Tapi bermalas-malasan bukanlah gaya Doni, meskipun saat ini dia sedang menjalani liburan …